Seorang Anak Tunanetra(BUTA) Penghafal Al-Qur’an

SYAIKH FAHD AL KANDERI telah mewawancara seorang anak istimewa bernama MUADZ. Muadz berusia 11 tahun dan merupakan seorang penghafal Al-Quran dari Mesir yang cacat penglihatan sejak kecil. Dalam wawancara nya, SYAIKH FAHD telah menanyakan bagaimana Muadz dapat mempelajari Al-Quran dalam keadaan sebegitu. Semangatnya yang tinggi untuk menghafal ayat-ayat Allah membuatkan langkah kakinya sentiasa ringan untuk pergi ke tempat gurunya.

“Saya yang pergi ke tempat syaikh untuk belajar” kata Muadz

“Berapa kali dalam seminggu?” tanya Syaikh Fahd

“Tiga kali dalam seminggu” jawab Muadz

Lebih mengejutkan apabila syaikh tersebut hanya mengajar Muadz satu ayat untuk setiap hari.

“Mulanya memang satu ayat, tapi saya mendesak supaya ditambah setiap hari. Oleh kerana syaikh sangat ketat peraturannya, maka beliau masih mengajar satu ayat sahaja setiap hari” sambung Muadz.

Dalam tiga hari tersebut juga, Muadz mengkhususkan untuk mempelajari Al-Quran, sehingga tiada masa untuk bermain dengan kawan-kawan sebaya.

Namun yang lebih mengagumkan, adalah Muadz juga memberitahu bahawa beliau tidak berdoa agar Allah mengembalikan penglihatannya, sebaliknya hanya mengharapkan rahmat dari Allah.

“Dalam solatku, aku tidak meminta agar Allah mengembalikan penglihatanku” kata Muadz

Syaikh Fahd terkejut dan bertanyakan

“Engkau tidak ingin Allah mengembalikan penglihatanmu? Kenapa?”

Dengan wajah yang meyakinkan, Muadz memberitahu alasannya. Bukan kerana beliau tidak yakin dengan Allah, sebaliknya mengharapkan yang jauh lebih indah dari penglihatan.

“Semoga menjadi keselamatan buat diriku pada HARI PEMBALASAN (kiamat) sehingga ALlah meringankan perhitungan pada hari tersebut. Allah akan bertanyakan nikmat penglihatan, apa yang telah engkau lakukan dengan penglihatanmu? Saya tidak malu dengan kekurangan yang saya alami. Saya hanya berdoa semoga Allah meringankan perhitunganNya untuk saya pada hari kiamat kelak” kata Muadz dengan tegas.

Syaikh Fahd lalu menitiskan air mata tidak tertahan. Kru TV yang ikut serta juga menitiskan air mata keinsafan.

“Pada saat ini, saya teringat banyak orang Islam yang mampu melihat, namun malas untuk menghafal Al-Quran. Ya Allah, bagaimana alasan mereka esok (di hadapanMu)?” kata Syaikh Fahd Al-Kanderi.

“Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan,” kata MUADZ penghafal Quran muda ini.

Subhanallah, indahnya dunia tak membuatnya lupa akan Rabbnya dan hari pembalasan. Muadz juga mengatakan bahwa beliau terinspirasi dari kaidah Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah (Rahimahullah). “Kaidah imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang berbunyi ‘Allah tidak menutup atas hamba-Nya satu pintu dengan hikmah, kecuali Allah akan membukakan baginya dua pintu dengan rahmat-Nya,'” katanya.

Hilang penglihatan sejak kecil, tidak membuatkan Muadz mengeluh kepada Sang Pencipta. Beliau tak iri pada orang lain apalagi kufur nikmat. Ikhlas menerima takdirNya.

“Alhamdulillah, saya tidak iri kepada kawan-kawan meski sejak kecil saya sudah tidak mampu untuk melihat. Ini semua adalah qadha’ dan qadar Allah,” katanya.

“Kita berdoa kepada Allah semoga menjadikan kita sebagai penghuni syurga Al-Firdaus yang tertinggi,” kata MUADZ

Matanya yang buta, tak membuatkan hatinya buta dalam mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. Subhanallah!

Dalam sebuah hadits Qudsi Nabi (shallallahu ‘alaihi wa salam) bersabda:

إِنَّ اللَّهَ قَالَ: إِذَا ابْتَلَيْتُ عَبْدِي بِحَبِيبَتَيْهِ فَصَبَرَ، عَوَّضْتُهُ مِنْهُمَا الجَنَّةَ

Allah berfirman, “Jika Aku menguji hamba-Ku dengan menghilangkan penglihatan kedua matanya lalu ia bersabar, niscaya Aku akan menggantikan penglihatan kedua matanya dengan surga.” (HR. Bukhari no. 5653, Tirmidzi no. 2932, Ahmad no. 7597, Ad-Darimi no. 2795 dan Ibnu Hibban no. 2932). —

Advertisements
This entry was posted in AL QURAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s