SOAL JAWAB AGAMA

1.Hukum Membunuh Semut dan Kecoak yang Mengganggu

Soalan-soalan:

  1. Terlanjur Berdosa
  2. Hukum Berzina
  3. Taubat Perbuatan Zina
  4. Bekerja Sebagai Broker Insurans Minuman Keras
  5. Ikut Meraikan Perayaan Agama Lain
  6. Memakan Harta Anak Yatim
  7. Makan Makanan yang Tidak Disembelih Cara Islam
  8. Membiarkan Kemungkaran
  9. Hukum Lelaki Memakai Emas
  10. Amalan Yang Tidak Diterima Allah
  11. Makruh yang Membawa Haram
  12. Hukum ‘Berdating’
  13. Hukum Anak Luar Nikah
  14. Pengakuan Berzina
  15. Penglibatan Dalam Pekerjaan Yang Syubhah
  16. Balasan Orang yang Berhutang
  17. Bekerja Menjual Daging Haram
  18. Hukum Menonton Filem Seks
  19. Hukum Solat Si Penzina
  20. Imam yang Menolak Ayat Al-Quran
  21. Taubat Tanpa Meninggalkan Maksiat
  22. Pahala Terhapus
  23. Menghindari Perbuatan Yang Dilarang Allah
  24. Dosa Hasad dan Dengki
  25. Keinginan Biseksual
  26. Beribadah Namun Masih Mengerjakan Maksiat
  27. Menyalahgunakan Wang Derma
  28. Hukum Lelaki Memakai Sutera
  29. Marah dan Mengutuk Ibu dalam Hati
  30. Hukum Memelihara Burung
  31. Tidak Menunaikan Nazar (Janji dengan Allah)
  32. Menonton Di Panggung Wayang
  33. Dating tanpa Melakukan Perkara Dilarang
  34. Menyimpan Patung Permainan
  35. Memakan Makanan yang Haram
  36. Memakan Daging Sembelihan Orang Yahudi
  37. Homoseksual dan Cara Mengatasinya
  38. Muhallil (Kahwin Cina Buta)
  39. Hukum Zina Bagi Ibu Tunggal (Janda)
  40. Hukum Menerima Wang Judi 
  41. Membelanjakan Wang Ekor
  42. Hukum Berzina Dengan Calon Isteri 
  43. Lelaki Memakai Emas Putih/Platinum
  44. Menghentikan Tabiat Onani
  45. Membunuh Semut
  46. Bergaduh dengan Ibu
  47. Bersekongkol Menghina Nabi
  48. Lelaki Cenderung Menyukai Lelaki
  49. Menyemir Rambut
  50. Dihantui Dosa Silam (Zina)
  51. Perbuatan Menyimpan Tulang Manusia
  52. Solat Namun Bertugas di Tempat Maksiat
  53. Belanja Kuliah dari Duit Ekor 
  54. Melakukan Dosa dan Bertaubat Berkali-kali
  55. Membuat Penutup Botol Minuman Keras
  56. Perasaan Kasih Sayang Dengan Sejenis
  57. Membuka Aib Orang lain 
  58. Balasan Dosa-dosa Besar

sumber :http://www.darulnuman.com/index.php?option=com_content&view=article&id=94&Itemid=157#2

Hukum Membunuh Semut dan Kecoak yang Mengganggu

Bagaimana hukum membunuh semut dan kecoak jika mengganggu? Padahal dalam hadits disebutkan bahwa semut tidaklah boleh dibunuh. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنَ الدَّوَابِّ النَّمْلَةُ وَالنَّحْلَةُ وَالْهُدْهُدُ وَالصُّرَدُ.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang membunuh empat hewan: semut, lebah, burung Hudhud dan burung Shurad.” (HR. Abu Daud no. 5267, Ibnu Majah no. 3224 dan Ahmad 1: 332. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Sedangkan dalam hadits lain ada keterangan mengenai hewan fasik yang boleh untuk dibunuh karena sifatnya mengganggu. Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِى الْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ، وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

Ada lima jenis hewan fasik yang boleh dibunuh ketika sedang ihram, yaitu tikus, kalajengking, burung rajawali, burung gagak dan kalb aqur (anjing galak).” (HR. Bukhari no. 3314 dan Muslim no. 1198)

Apa yang dimaksud hewan yang fasik? Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim (8: 114) menjelaskan bahwa makna fasik dalam bahasa Arab adalah al khuruj (keluar). Seseorang disebut fasik apabila ia keluar dari perintah dan ketaatan pada Allah Ta’ala. Lantas hewan-hewan ini disebut fasik karena keluarnya mereka hanya untuk mengganggu dan membuat kerusakan di jalan yang biasa dilalui hewan-hewan tunggangan. Ada pula ulama yang menerangkan bahwa hewan-hewan ini disebut fasik karena mereka keluar dari hewan-hewan yang diharamkan untuk dibunuh di tanah haram dan ketika ihram.

Kita lihat yang dimaksud dengan hewan fasik adalah hewan yang mengganggu sebagaimana keterangan dari ulama besar Syafi’iyah yaitu Imam Nawawi rahimahullah di atas.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz pernah ditanya: Apa hukum membunuh hewan-hewan kecil (serangga) yang ada di rumah sepeerti semut dan kecoak? Apakah hewan semacam itu boleh dibunuh dengan air atau dibakar? Kalau tidak boleh, apa yang mesti dilakukan?

Syaikh rahimahullah menjawab,

Hewan-hewan semacam itu jika mengganggu, boleh untuk dibunuh asalkan tidak dimusnahkan dengan api. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Lima hewan yang kesemuanya disebut hewan fasik yang boleh dibunuh di tanah halal maupun tanah haram yaitu burung gagak, al hada-ah, tikus, kalajengking dan anjing galak.” Dalam hadits shahih lainnya disebutkan pula ular.

Hadits di atas itu shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berisi perintah membunuh hewan-hewan yang telah disebutkan. Di dalamnya juga termasuk perintah membunuh hewan-hewan yang semakna dengannya yaitu sama-sama mengganggu seperti semut, kecoak, lalat, dan hewan buas. Semua hewan tersebut boleh dibunuh jika mengganggu.

Sedangkan semut yang tidak mengganggu tidaklah dibunuh karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang membunuh semut, lebah, burung hud-hud, dan shurod. Semua hewan tersebut tidaklah dibunuh jika tidak mengganggu sedikit pun. Adapun jika mengganggu, maka dibunuh sebagaimana lima hewan fasik yang telah disebutkan. Wallahu a’lam. (Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/175)

Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.

Sumber : https://rumaysho.com/9975-hukum-membunuh-semut-dan-kecoak-yang-mengganggu.html